Kamis, 13 Februari 2014

Cabai Yang Indah Bak Pelangi


Beberapa waktu belakangan, cabai warna-warni sedang ramai dibicarakan. Bahkan banyak yang menyebutnya cabai rawit, seru dan unik untuk makan gorengan. Sebenarnya cabai macam apakah ini?
 

Cabai warna-warni berasal dari Amerika Selatan. Ada yang bilang dari Brasil, walau ternyata nama aslinya : Bolivian Rainbow. Cabai jenis ini lebih lazim dipakai sebagai tanaman hias, dan memang laku di dunia online untuk kebutuhan tersebut. Mengapa tidak dikonsumsi, misalnya untuk teman makan gorengan?

Kita lihat data berikut, ya:
* Tingkat kepedasan: 5.000 – 30.000 SHU
* Tinggi tanaman rata-rata: 60-90cm
* Iklim ideal: dataran rendah – tinggi
* Sinar matahari: sepanjang hari
* Media tanam: tanah2 : humus1
* Kebutuhan air: sedang
* Jumlah biji dalam kemasan: 10pc

Nah, cabai warna-warni, atau kita sebut saja Bolivian rainbow sesuai nama aslinya, paling maksimal kepedasannya hanya 30.000 SHU. Bandingkan dengan cabai rawit hijau yang terdapat di pasaran, (SHU) 50,000–100,000. Alhasil, Bolivian rainbow lebih banyak digunakan sebagai tanaman hias.

Bolivian rainbow memiliki perubahan warna yang menarik dari muda ke tua. Perubahan warna inilah yg menyebabkannya disebut rainbow karena dalam satu tanaman warna cabenya bisa berwarna warni. Perubahannya adalah: ungu-kuning-oranye-merah.

 


Tertarik menanamnya? Perawatannya tak terlalu repot, kok. Seperti pada umumnya keluarga cabai sebagai kelompok perdu, cukup perhatikan pemupukan agar lebih produktif.

Karakater tanah atau media tanam yang ideal bagi cabai adalah tanah poros, penuh unsur hara. Media tanam dibuat dari campuran sekam bakar, pasir, pakis kering, tanah, pupuk kandang, dan sedikit pasir. Semua bahan itu dicampur dan diaduk-aduk jadi satu. Baru kemudian dimasukkan dalam pot plastik.

Pot bunga yang baik untuk tanaman cabai, harus ada lubang-lubang di bagian bawahnya. Fungsinya untuk saluran pembuangan air.  Cabai tak bisa tumbuh pada tanah berair, maka perlu ada drainasi pada pot tanaman.

Tahap selanjutnya adalah penyemaian bibit. Bibit cabai diperbanyak melalui biji-bijinya. Pilih biji yang kering, kemudian direndam dalam air baru disebar pada pot-pot bunga. Sirami secara berkala dengan spuyer. Selang lima hari akan muncul tunas-tunasnya

Setelah bibit berukuran 10 cm, bisa dipindah ke pot bunga. Pemindahan harus hati-hati jangan merusak akar dan batang pohon.  Setelah di pindah, perawatan rutin hanyalah disiram. Pada pagi hari ditaruh di luar rumah, tapi jangan terkena matahari langsung sebab bisa layu.  Pohon akan berbuah ketika usia 3 bulan.

Selasa, 04 Februari 2014

SUBHANALLAH, Bunga Mekar ketika mendengar Adzan

Bunga Yang Mekar Saat Terdengar Adzan

Sejak awal 2012, beredar sebuah video, yang menunjukkan bahwa ada bunga yang mekar
 jika terdengar suara azan. Video seperti ini jelas mendapat tanggapan yang luarbiasa dari 
kebanyakan muslim dan segera menyebarkannya kembali lewat youtube, jejaring sosial dan
 situs-situs muslim lainnya di internet. Mari kita lihat videonya dibawah ini ...


Subhanallah! Luarbiasa bukan? Sebagai muslim tentu kita sangat ingin mempercayainya, apalagi video tersebut adalah rekaman berita dari CNN, sebuah jaringan tv yang kredibilitasnya tidak diragukan.

Namun TUNGGU DULU! Jangan mudah percaya begitu saja dengan sebuah berita, meskipun berita tersebut menguntungkan atau memuji yang kita imani. Mari kita cek lagi video diatas, karena suara bisa juga dimasukkan kedalam sebuah video. Oke, setelah kita pastikan bahwa suara dalam video bukan suara yang dimasukkan belakangan (setelah gambar direkam), maka apakah benar rekaman bunga saat mekar itu ada yang diambil siang hari, sore hari dan malam hari seperti disebutkan? Nah disini kita tidak bisa yakin. Selain itu  CNN sama sekali tidak menyebutkan nama ilmiah bunga/tanaman tersebut, dan hanya menyebutkan penduduk setempat menyebutnya bunga azan, karena bunga
 tersebut biasanya mekar pada saat terdengar suara azan maghrib. Satu hal lagi, bunga yang 
diperlihatkan mekar saat terdengar suara azan juga hanya satu jenis bunga, yaitu yang berwarna
 kuning.

Timbul juga pertanyaan penting di benak kita, apakah jika tanaman tersebut tumbuh di tempat
 yang tidak pernah terdengar suara azan, maka bunga tanaman tersebut tidak akan pernah mekar?

Setelah AMJG cek dan ricek, ternyata ada genus tanaman bunga yaitu genus Oenothera
 (yang terdiri sekitar 145 species), yang kebanyakan spesies-spesiesnya, bunganya mekar pada 
sore hari. Oleh karena itu mereka sering disebut dengan nama "Evening Primrose". Dan proses 
mekarnya bunga-bunga mereka juga kurang dari satu menit (hanya beberapa detik) seperti video 
diatas. Dan hal terakhir yang meyakinkan AMJG bahwa salah satu nya memang mirip dengan bunga berwarna kuning yang ditunjukkan pada video diatas. Jadi AMJG mantap menyimpulkan bahwa bunga dalam video CNN diatas adalah jenis Evening Primrose, seperti gambar dibawah ini.

Evening primrose mekar pada senja hari dengan proses pemekaran kurang dari satu menit. 
Jadi kemungkinan proses mekarnya bunga ini memang bertepatan dengan azan maghrib. Nah,
 Maghrib menandakan peredupan intensitas cahaya sampai batas tertentu. Oleh karena itu ketika
 intensitas cahaya tertentu tercapai, bunga pun mekar. Percobaan dapat juga dilakukan dengan 
cahaya lampu. Jadi bunga ini responnya hanya pada intensitas cahaya, BUKAN suara (terutama 
suara azan), yang saat intensitas cahaya tertentu itu dicapai azan maghrib biasanya berkumandang.
Proses mekarnya bunga tanaman genus Oenothera di sore hari
Dibawah ini adalah video mekarnya bunga tanaman genus Oenothera yang tanpa terdengar atau
 dilatar belakangi oleh suara Azan.

Ya, bunga ini tidak butuh suara azan untuk mekar! Lalu mengapa AMJG diatas menuliskan kata
 Subhanallah?

Bagi AMJG dan umat islam pada umumnya, tumbuhnya tanaman dan mekarnya bunga itu sendiri 
(tanpa harus ada embel-embel suara azan) adalah sebuah keindahan dan keajaiban yang 
mengagumkan hati kita sebagai mahluk. Sebab kita (manusia) tidak dapat menumbuhkan satu 
tanaman pun! Allah lah yang menumbuhkan tetumbuhan dan memekarkan bunga-bunga ...

Sabtu, 01 Februari 2014

BUNGA-BUNGA cantik yang perlu di waspadai karna Beracun

Setelah membahas bunga-bunga langka di dunia, kini giliran kita lihat kumpulan bunga mengandung zat yang bila disalahgunakan sangat membahayakan bagi tubuh.  

1. Opium


Opium sebenarnya dipakai dalam dunia farmasi, namun lebih sering disalahgunakan sebagai bunga penghasil narkotika, karena mempunyai efek halusinogen yang dahsyat.

Cara pengolahan menjadi narkotika, yakni dengan cara menyayat buahnya hingga mengeluarkan getah putih yang lengket. Setelah kering, getah tersebut akan berubah warna menjadi kecoklatan. Kandungan getah tersebut berisi campuran narkotika alami alkaloid, termasuk morfin dan kodein. Morfin adalah acetylated yang berguna untuk menghasilkan diacetylmorphine (atau lebih dikenal sebagai heroin).

Opium adalah jenis narkotika yang paling berbahaya. Kandungan ini dikonsumsi dengan cara ditelan langsung atau diminum bersama teh, kopi atau dihisap bersama rokok atau sheesha (rokok ala Timur Tengah). 


2. Daphne 


Bunga Daphne juga dikenal dengan nama Lady Laurel atau tanaman surga. Seluruh bagian dari bunga ini beracun tapi bagian yang paling beracun terpusat pada getah dan buahnya. Daphne mengandung mezerine dan daphnin, yang merupakan racun kuat dan dapat menyebabkan sakit perut parah, sakit kepala, diarhea, dan kegilaan. Jika buah bunga daphne di konsumsi secara berlebihan, dapat menyebabkan koma bahkan kematian.


3. Lilly of the valley 


Lilly of the valley terlihat sangat cantik dan tampak tidak berbahaya tapi jangan tertipu dengan penampilannya. Bunga ini mirip seperti daphne yang sangat beracun. 

Walaupun hanya mengkonsumsi satu atau dua takaran dari bunganya yang berbentuk lonceng ini tidak akan berakibat fatal, namun apabila dimakan dalam jumlah cukup banyak dapat menyebabkan rasa sakit di mulut, muntah-muntah, keram di seluruh tubuh, dan diare. Racun di bunga ini juga dapat menyebabkan disfungsi jantung dan detak jantung melemah.


4. ACONITUM


Beberapa spesies Acotinum digunakan sebagai racun pada anak panah. Suku Minaro di Ladakh menggunakan Acotinum napellus untuk memburu kambing hutan jantan. Sedangkan di Jepang, suku Ainus menggunakannya untuk memburu beruang. Orang Cina juga menggunakannya untuk berburu dan perang. Jika tersentuh ujungnya akan mengakibatkan keadaan mati rasa dan perih.


5. Atrope Bella Donna 


Dikenal sebagai salah satu tumbuhan paling beracun di West Hemisphere, Belladona mengandung tropane alkoids yang berpotensi untuk membahayakan. Seluruh bagian tanaman ini berbahaya, tapi bagian paling berbahaya adalah pada buahnya yang sepertinya enak dimakan. 

Gejala yang akan terjadi dari racun bunga ini adalah pupil mata membesar, penglihatan menjadi kabur, sakit kepala, berhalusinasi dan kegilaan. Atropine adalah racun yang terkandung di dalam bunga ini yang dapat mengganggu sistem saraf dan menyebabkan gangguan pernapasan, sering berkeringat dan melehmahnya detak jantung.


6. Conium 


Bunga beracun ini milik keluarga Apiaceae dan dapat ditemukan di Eropa dan bagian selatan Afrika. Salah satu spesiesnya adalah Conium maculatum yang juga disebut poison hemlock. Bunga ini berasal dari Eropa, Asia Barat dan Afrika utara. 

Bunga ini mengandung banyak alkaloid yang bisa sangat mematikan bagi manusia dan ternak. Salah satu contohnya adalah coniine dan sangat mirip dengan nikotin, dapat mengganggu cara kerja sistem saraf pusat. Apa yang biasanya akan terjadi dari keracunan conium adalah kelumpuhan otot dan sistem pernafasan sehingga jantung dan otak tidak mendapatkan cukup oksigen.


7. Nerium Oleander 


Oleander dikenal sebagai salah satu tanaman yang paling beracun di bumi, sering digunakan untuk bunuh diri di India Selatan. Berbagai macam racun terkandung di seluruh bagian tanaman ini, seperti Oleandrin dan neriine, yang menyebabkan gangguan sistem saraf, gangguan pencernaan, dan sistem kerja peredaran darah. 

Parahnya, semua gejala itu akan terjadi secara bersamaan. Korban akan mengalami gejala kehilangan kesadaran, tubuh bergetar, rasa sakit yang amat sangat, koma, hingga kematian. Getahnya dapat menyebabkan iritasi kulit dan kebutaan pada mata.


8. Datura 


Bunga Datura bentuknya mirip kecubung, mengandung alkaloid yang cukup mematikan. Mereka telah digunakan selama ratusan tahun sebagai racun halusinogen. Di beberapa tempat di Eropa dan Inda, Datura digunakan untuk melakukan pembunuhan dan bunuh diri.


9. Angel's Trumpet 


Jangan terkecoh dengan namanya yang indah, tanaman ini mengandung racun yang mematikan bagi manusia maupun hewan. Bunga ini dapat memberikan efek halusinogen yang amat kuat karena mengandung zat tropane alkaloids.


10. Autumn Crocus 


Autumn Crocus merupakan salah satu tumbuhan paling beracun di dunia. Bunga ini mengandung colchicine yang merupakan obat mematikan yang biasa digunakan untuk perawatan encok. Racun yang terkandung di dalam bunga ini sejenis dengan arsenik yang tidak ada obat penyembuhnya. Bila keracunan tanaman ini, dapat menyebabkan hilangnya tekanan darah dan penyakit jantung.